Kegiatan Gotong Royong Membersihkan Anak Sungai di Desa Baraoi

www.tumbangbaraoi.com – Galeri kali ini mengabadikan momen “handep” atau gotong-royong warga Desa Tumbang Baraoi khususnya yang berada di sekitar komplek SMP dan SMA dalam rangka membersihkan dan normalisasi aliran anak sungai yang menjadi salah satu sumber air untuk kebutuhan MCK warga sekitar.

Tradisi Handep

Ada belasan rumah yang berada diKawasan lingkungan sekolah ini namun hanya ada sekitar rumah yang memiliki akses sumur bor. Sulitnya mencari titik sumber mata air sumur bor yang baik dan relatif dekat menjadi salah satu kendala yang hingga kini masih belum terpecahkan.

Gotong royong Membersihkan Saluran Sungai

Upaya untuk melakukan pengeboran titik sumber air baik memanfaatkan jasa lokal maupun luar daerah sudah beberapa kali dilakukan. Bahkan, upaya membuat sumur galian menggunakan escavator juga sudah pernah dilakukan, tetapi hasilnya tetap tidak memuaskan. Masalahnya bukan sulitnya menemukan mata air atau sumber air, hanya saja air yang didapatkan tidak layak untuk MCK karena berkarat.

Saluran air
Air dari dua sumur bor yang buat oleh jasa pengeboran sumur dari Desa Tumbang Kaman beberapa tahun silam misalnya, semula sangat jernih dan bening. Namun, tatkala ditampung atau ditempatkan dalam wadah selang beberapa jam kemudian muncul seperti karat  pada permukaanya. Kendati jernih pada bagian bawah permukaan setelah diendapkan, air menjadi tidak layak dikonsumsi karena berbau.

Saluran anak sungai


Dua rumah yang beruntung berhasil menemukan mata air dengan cara bor konvensional masih bisa bernafas lega. Meskipun kualitasnya masih belum sempurna, airnya masih memungkinkan untuk mendukung aktivitas MCK beberapa rumah, hanya saja kedalamannya masih sangat dangkal yakni kurang dari 6 meter sehingga Ketika hujan airnya akan menjadi agak keruh, sedangkan saat kemarau panjang debit air menyusut dan tidak mengalir dengan lancar.

Karena alasan inilah beberapa rumah masih bergantung pada anak sungai yang berada tidak jauh dari komplek sekolah. Kendati masih tetap bergantung pada kondisi musim, setidaknya bisa memenuhi kebutuhan cuci dan kakus terutama saat penghujan dimana debit air melimpah.